Sunday, 16 February 2014

Six Years Without Coffee

Bismillah

Sekarang sudah jam 12 malam. Bagi penganut kalender Masehi, hari baru saja berganti. Untuk 6 tahun terakhir, bila ada yang menawarin kopi, saya selalu jawab dengan tampang paling dramatis yang saya bisa, "Maaf saya sudah tidak minum kopi sejak 16 Februari 2008". Kalau kata Bang Samsul sih, "udah kayak tobat mabok aja". Hahaha.

Tak terasa (atau terasa sih?), benar-benar enam tahun tanpa ngopi. Apapun bentuknya, latte, capucino, kopi susu, apapun. Yang saya ingat, di beberapa kesempatan seperti jamuan makan di rumah tetangga, kalau sudah terlanjur disuguhi ya sudah, pasti diminum walau separuh. Di awal-awal berhenti ngopi, rasa-rasanya kayak orang sakau. Pasti bawaan lemes dan tidak semangat. Dulu waktu kuliah, ngopi seperti minum air putih saja. Akibatnya tidur sehari bisa cuma 3-4 jam saja. Benar-benar seperti zombi.

Berhenti dengan alasan kesehatan. Agak susah memang, karena levelnya seperti orang yang sudah kecanduan. Mungkin seperti rokok? Atau weed? Tapi akhirnya berhasil juga. Enam tahun pula. Semoga ini bisa berlanjut hingga tahun berikutnya. Harapan nggak usah muluk-muluk lah.



Original post : Six Years Without Coffee

No comments:

Post a Comment